24 December 2007

krisis global

Pada saat ini minyak bumi semakin mnurun dan persediaannya sangat terbatas sekali, terutama di indonesia yang kebanyakan perekonomiannya di topang oleh usaha kecil dan menengah (UKM) yang banyak sekali menggantungkan pada minyak bumi, dimana hal ini akan mengakibatkan keterbatasannya aliran listrik. hal ini lah yang merupakan masalah terberat bagi perekonomian khususnya di indonesia karena pada saat ini harga minyak dunia semakin meningkat, pemerintah semakin tidak sanggup untuk menanggung subsidinya, sehingga akan banyak sekali masalah-masalah baru yang akan muncul diantaranya adalah daya beli masyarakat yang semakin menurun, tingkat urbanisasi akan meningkat, pengangguran meningkat, pendapatan menurun, ketimpangan perekonomian akan semakin meningkat, tingkat investasi akan semakin menurun, dll.
Memang masih ada alternatif untuk mengganti minyak bumi ini diantaranya adalah dengan gas bumi yang banyak sekali terdapat di aceh tetapi pengolahannya masih belum di laksanakan oleh Pemerintah Indonesia, kemudian ada batu bara yang jauh lebih murah, tetapi penanganannya jauh lebih rumit mulai dari pengiriman sampai dengan penanggulangan limbahnya. Sehingga untuk perusahaan-perusahaan indonesia sendiri, satu-satunya jalan untuk mengatasi hal ini dalam jangka pendek adalah dengan melakukan ekspor ke luar negeri, dengan catatan pemerintah mampu dan mau untuk mengeluarkan kebijakan yang memudahkan dalam melakukan ekspor. Karena dengan melakukan ekspor daya beli dari masyarakat di luar negeri khususnya negara-negara besar sangat tinggi, sehingga terbuka kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, dengan pasar yang lebih besar maka tingkat pengangguran seharusnya bisa di tanggulangi. Tetapi sekali lagi dengan catatan pemerintah mendukung dan siap untuk memberikan kemudahan-kemudahan untuk ekspor.
Tetapi dalam melakukan ekspor juga sudah banyak sekali saingan, terutama dengan china yang saat ini merajai Asia dengan harganya yang murah. Sedangkan harga adalah hal yang sangat sensitif dalam hal ini. Tetapi kita masih bisa bersaing dengan china dengan melihat rumus dari nilai atau value dari konsumen yaitu v = b/c
keterangan :
v = value
b = benefit
c = cost

Chian bermain di cost, sehingga harga yang dia keluarkan jauh lebih murah dari harga-harga yang di tawarkan oleh yang lainnya terutama perusahaan indonesia. sehingga kita tidak mungkin bersaing melawan china dengan bermain di cost atau harga karena sudah terbukti mereka jauh lebih unggul. Sehingga kita harus bermain di benefit atau manfaat atau berguna, ketika bermain disini kita bisa main di beberapa hal yaitu tampilan atau bentuk yang mengandalkan kreativitas, kemudian main di kualitas juga bisa dan waktu. Untuk itu kita sangat berharap sekali agar pemerintah bisa memberikan kemudahan kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspor.

07 December 2007

Incremental

akhir-akhir ini banyak sekali perusahaan indonesia yang kelabakan menghadapi persaingan global, hal ini disebabkan karena banyak hal diantaranya yaitu daya saing SDM yang lemah, kalah dari kualitas produk, dan yang paling menonjol adalah masalah harga terutama bersaing dengan produk-produk yang dikeluarkan oleh china.
untuk sekarang ini, produk-produk china sangat merajai khususnya di Asia. Bahkan Amerika pun tidak jarang melakukan outsourcing ke china dalam produksinya karena alasan biaya produksi yang lebih murah.
Banyak sekali orang-orang yang bertanya kenapa produk-produk china harganya bisa lebih murah? Apakah mereka melakukan dumping? tidak. Jawabannya adalah Incremental. Lalu apa itu Incremental? Incremental adalah strategi penetapan harga dimana biaya tetap dari pembuatan produk itu sendiri di tanggung oleh negara home country dalam kasus ini adalah biaya tetap dari pembuatan produk china di tanggung oleh rakyat china itu sendiri, kemudian ketika china melakukan ekspor contohnya ke Indonesia hanya dibebankan biaya variabelnya saja seperti biaya pengiriman atau transportasi, sehingga harga yang ditetapkan di Indonesia jauh lebih murah bahkan dengan produk lokal buatan negara Indonesia sendiri. Hal ini lah yang menyebabkan harga produk-produk china menjadi murah dan sanggup bersaing dengan produk-produk host country. Jadi apa yang akan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia untuk bersaing dengan produk-produk china ? sudah siapkah kita bersaing dengan negara-negara lain secara global? Apakah Indonesia perlu menerapkan Incremental seperti yang diterapkan oleh china? kita tunggu saja apa yang akan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia.

05 December 2007

Market Skiming

Market skiming adalah salah satu strategi penetapan harga yang biasanya digunakan pada produk baru dengan terlebih dahulu menyaring pangsa pasar atas.
kenapa ketika kita meluncurkan produk yang benar-benar baru harus menyaring dulu pangsa pasar atas? karena dalam pembuatan produk baru kita membutuhkan banyak sekali biaya, terutama biaya yang paling besar adalah untuk Research and Development dari produk tersebut. Kemudian selain itu Market Skiming juga berguna untuk menyaring kalangan atas yang mau berkorban lebih besar untuk produk baru yang kita keluarkan.
sebagai contoh ketika pertama kali USB Flasdisk dan MP3 Player di keluarkan harganya sangat mahal sekali, tetapi banyak juga orang yang mau mengeluarkan uang yang besar untuk mendapatkan produk baru tersebut. Kemudian lama-kelamaan dengan pelan-pelan harga bisa kita turunkan lagi menjadi harga yang normal dan bahkan untuk kasus flashdisk dan MP3 Player ini bisa dikatakan harganya sudah sangat murah sekali sekarang ini.
Oleh karena itu, kita jangan takut untuk menetapkan harga yang tinggi pada produk baru, karena untuk ukuran produk baru biasanya orang mau berkorban lebih besar untuk mendapatkannya. Hal ini bisa kita manfaatkan untuk mengembalikan biaya R&D yang sangat mahal untuk mendapatkan produk baru.
Kebalikan dari Market Skiming adalah Market Penetration, yaitu penetapan harga yang lebih murah dari pada harga produk lain yang sejenis. Hal ini di tujukan untuk produk yang ingin cepat dikenal oleh konsumen, sehingga menetapkan harga yang lebih murah dari pada produk lain yang sejenis.