Pada saat ini minyak bumi semakin mnurun dan persediaannya sangat terbatas sekali, terutama di indonesia yang kebanyakan perekonomiannya di topang oleh usaha kecil dan menengah (UKM) yang banyak sekali menggantungkan pada minyak bumi, dimana hal ini akan mengakibatkan keterbatasannya aliran listrik. hal ini lah yang merupakan masalah terberat bagi perekonomian khususnya di indonesia karena pada saat ini harga minyak dunia semakin meningkat, pemerintah semakin tidak sanggup untuk menanggung subsidinya, sehingga akan banyak sekali masalah-masalah baru yang akan muncul diantaranya adalah daya beli masyarakat yang semakin menurun, tingkat urbanisasi akan meningkat, pengangguran meningkat, pendapatan menurun, ketimpangan perekonomian akan semakin meningkat, tingkat investasi akan semakin menurun, dll.
Memang masih ada alternatif untuk mengganti minyak bumi ini diantaranya adalah dengan gas bumi yang banyak sekali terdapat di aceh tetapi pengolahannya masih belum di laksanakan oleh Pemerintah Indonesia, kemudian ada batu bara yang jauh lebih murah, tetapi penanganannya jauh lebih rumit mulai dari pengiriman sampai dengan penanggulangan limbahnya. Sehingga untuk perusahaan-perusahaan indonesia sendiri, satu-satunya jalan untuk mengatasi hal ini dalam jangka pendek adalah dengan melakukan ekspor ke luar negeri, dengan catatan pemerintah mampu dan mau untuk mengeluarkan kebijakan yang memudahkan dalam melakukan ekspor. Karena dengan melakukan ekspor daya beli dari masyarakat di luar negeri khususnya negara-negara besar sangat tinggi, sehingga terbuka kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, dengan pasar yang lebih besar maka tingkat pengangguran seharusnya bisa di tanggulangi. Tetapi sekali lagi dengan catatan pemerintah mendukung dan siap untuk memberikan kemudahan-kemudahan untuk ekspor.
Tetapi dalam melakukan ekspor juga sudah banyak sekali saingan, terutama dengan china yang saat ini merajai Asia dengan harganya yang murah. Sedangkan harga adalah hal yang sangat sensitif dalam hal ini. Tetapi kita masih bisa bersaing dengan china dengan melihat rumus dari nilai atau value dari konsumen yaitu v = b/c
keterangan :
v = value
b = benefit
c = cost
Chian bermain di cost, sehingga harga yang dia keluarkan jauh lebih murah dari harga-harga yang di tawarkan oleh yang lainnya terutama perusahaan indonesia. sehingga kita tidak mungkin bersaing melawan china dengan bermain di cost atau harga karena sudah terbukti mereka jauh lebih unggul. Sehingga kita harus bermain di benefit atau manfaat atau berguna, ketika bermain disini kita bisa main di beberapa hal yaitu tampilan atau bentuk yang mengandalkan kreativitas, kemudian main di kualitas juga bisa dan waktu. Untuk itu kita sangat berharap sekali agar pemerintah bisa memberikan kemudahan kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspor.
24 December 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment